Kali ini aku curhat sedikit tentang sekolahku, awalnya pada bulan Desember lalu aku berangkat prakerin dengan sangat antusias. Memang perusahaan kecil tapi aku menikmati karena kebersamaan dan kekompakan kami ber-6. Hari pertama kami kecewa karena perusahaan tersebut kosong ditinggal pemilik ke luar kota, alhasil kami pulang. Lalu pada esok hari pun sama, untungnya tidak lama kemudian pegawaniya datang. Setelah beberapa bulan kami magang, mulailah terjadi ketidak-akuran diantara kami yaitu si Erw dengan si Ds. Katanya sih gara-gara flashdisk hilang, lalu beberapa hari kemudian mereka sudah saling menyapa, entah siapa yang mendamaikannya. Eh belum sampai disitu, tidak tahu apa penyebabnya 2 temanku yang lain juga tidak akur, yaitu si Dk dengan si Rn.
Di perusahaan terdapat 2 pegawai yang semuanya laki-laki. Masih 1 bulan kita magang, eh 1 pegawai keluar alias mengundurkan diri. Katanya sih gara-gara telat terima gaji, menurutku sih wajar. Maklum, perusahaan rumahan alias pribadi. Tidak lama kemudian, sekitar bulan Februari 1 pegawai terakhir juga keluar dengan alasan ingin kuliah, padahal dia sendiri pernah bilang cerita ke aku kalo gajinya belum cair selama 3 bulan, (wah parah niihh). Aku merasa kasihan. singkat cerita, semua teman-temanku juga menyusul keluar dan pindah ke tempat lain. Inilah yang mulai membuatku merasa tidak nyaman tapi mau gimana lagi, harus sabar. Kita hanya 2 orang, aku hanya bersabar dan berhusnudzan kepada Allah swt. Sebelumnya memang teman-temanku pada mengeluh semua dan merasa malas untuk magang disana, aku pun merasakan demikian.
Liputan video beserta editing dan lain-lain yang asalnya dikerjakan oleh 6 orang yakni 4 laki-laki dilapangan, sisanya yang semuanya perempuan bagian editing. Coba sobat bayangkan pekerjaan tersebut sekarang hanya dibebankan pada 2 orang, 1 laki-laki (aku) dan 1 perempuan. (Ambil nafas panjaaaanggg. . . ).
Ya Allah....aku selalu berusaha sabar walau cobaan semakin berat, jujur saja komputer disana hanya satu, yang lain rusak. Sangat sedikit memang kesempatanku menggunakannya sehingga banyak ngganggurnya, laptop pun aku tak punya. Akhirnya ku isi dengan membaca buku entah buku agama, tutorial, IT, inspirasi, motivasi, dll.
Setelah beberapa lama aku bertahan, ada cobaan lagi yang kali ini lebih berat, yakni aku dikeluarkan !. Sungguh konyol, gara-gara sebuah kecelakaan di jalan pada waktu berangkat peliputan yang semestinya merupakan tanggungan perusahaan. Eh si bos ternyata tidak mau menanggung semua. alias harus patungan sama aku. Belum sempat bicara baik-baik dia sudah marah-marah padaku dan memecatku, aku tidak berani membalas marahnya karena waktu itu aku puasa. Entah kenapa sebelum dipecat aku sudah merasakan hawa tidak sehat dan tidak nyaman lagi disana.(Ambil nafas panjang lagi...). Sungguh aku mengalami tekanan batin yang sangat kuat.
Menurutku, pak bos kurang tegas menghadapi orang yang akan memerasnya, akhirnya orang tersebut mendatangi rumahku dan mencoba memeras. Beruntung bapakku tegas hingga orang itu kalah perang mulut, dan akhirnya mundur tak kembali lagi, Alhamdulillah. Dengan cobaan ini aku bisa menenangkan diri, mengisi waktu dengan belajar dan beribadah, membantu orangtua, dan tentu saja mengembangkan blogku ini.
Kesimpulanku, Allah swt. menghindarkanku dari perusahaan yang bermasalah tersebut, Allah swt. sayang sama aku dan selalu memberiku jalan terbaik.
Pesanku sobat, apapun cobaan yang kalian alami, tetap tenang dan husnudzan kepada Allah swt. Insya Allah akan diberikan solusi dan jalan terbaik oleh-Nya. Subhanallah :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
cobaan kok di nikmati om -_______-
ReplyDelete--------------------------------------------------
SEO Malang
Teknik SEO
Pakar SEO
Master SEO Indonesia
Jual Hamster Malang Murah